[Verse 1]
Malam tanpa suara lagi
Di ruangan yang terasa semakin sepi
Menghitung detik yang terbuang
Saling mengunci bibir di ujung bimbang
[Pre-Chorus]
Dingin merambat di sela jemari
Kita berjalan di jalur sendiri
Bukan tak cinta, bukan tak rindu
Tapi diam ini membunuh perlahan
[Chorus]
Di antara dua diam, kita karam
Menyisakan perpisahan yang tak diucap malam
Air mata jatuh tanpa alasan baru
Hanya lelah yang tersisa di dadaku
Mengapa kita biarkan sunyi menang?
Padahal rindu ini masih terbentang
[Verse 2]
Bayangmu masih duduk di kursi itu
Memutar kembali kata yang tak jadi
Kini jarak merajut sepi yang baru
Dan aku hanya bisa memandangi
[Pre-Chorus]
Dingin merambat di sela jemari
Kita berjalan di jalur sendiri
Bukan tak cinta, bukan tak rindu
Tapi diam ini membunuh perlahan
[Chorus]
Di antara dua diam, kita karam
Menyisakan perpisahan yang tak diucap malam
Air mata jatuh tanpa alasan baru
Hanya lelah yang tersisa di dadaku
Mengapa kita biarkan sunyi menang?
Padahal rindu ini masih terbentang
[Bridge]
Kita menyerah pada ego yang tinggi
Dan cinta pun pergi...
[Guitar Solo]
[Instrumental Break]
[Chorus]
Di antara dua diam, kita karam
Menyisakan perpisahan yang tak diucap malam
Air mata jatuh tanpa alasan baru
Hanya lelah yang tersisa di dadaku
Mengapa kita biarkan sunyi menang?
Padahal rindu ini masih terbentang
[Outro]
Hanya diam...
Dan perpisahan...
[Fade Out]
Mainkan lagu ini dengan chord dari Chordify